Sinopsis Ishq Subhan Allah ANTV Episode 5

Sebelum Membaca ini ada baiknya baca dulu Review untuk Episode 4 ya....


Malam kedua liburan di Kashmir. Selimut yang digunakan pembatas pada malam pertama terlalu berat hingga terjatuh, kemudian Zaara menggantinya dengan selendang.  Pagi yang indah di Kashmir diawali dengan Zaara yang memindahkan kaki Kabeer yang menindih kakinya, mereka bangun dengan tenang tanpa ada perdebatan. Bahkan mereka saling bantu membantu dan mengerti satu sama lain.

Ruksaar menemui Sopir yang mengantar jalan-jalan Kabeer dan Zaara, sopir tersebut menolaknya karena apa yang dilakukan Ruksaar melanggar peraturan hotel. Ketika Ruksaar menawarkan sejumlah uang, sopir tersebut menyetujuinya. Ruksaar mengajak sopir tersebut bekerja sama untuk membunuh Zaara, kemudian ia terkejut dan menyetujui persyaratan tersebut. Sopir melaporkan seluruh kegiatan yang dilakukan Zaara dan Kabeer. Ruksaar mengikutinya dan berencana untuk mendorong Zaara dari pegunungan salju. Ia telah mengatur semuanya dengan Baasir (Sopir).

Hari itu sangat indah tanpa pertengkaran diantara Zaara dan Kabeer, mereka bermain dan bersenang-senang berdua di slaju melupakan apa yang telah terjadi sebelumnya diantara mereka. Zaara  meminta izin pada Kabeer untuk bermain Sky, Kabeer tidak mengizinkan tetapi Zaara sangat ingin melakukannya, kemusian ia mengizinkan. Ketika bermain Sky Zaara terpeleset dan terjatuh dipelukan Kabeer, suasana romantis terjadi pada mereka berdua. Dari kejauhan Ruksar melihatnya sedang berpelukan, ia merasa geram dan ingin sesegera mungkin melakukan rencananya.

Sesuai rencana Baasir menawarkan Zaara untuk mendaki dan selfi keatas gunung, Kabeer melarangnya. Tetapi Zaara sangat menginginkannya hingga Kabeer tidak bisa berbuat apapun. Ruksaar menjalan kan rencananya, sampai diatas gunung Ruksar mendorong Zaara. Ia berteriak dan meminta tolong pada Kabeer. Kabeer mendengarnya dan sesegera mungkin menolongnya. Kabeer berhasil menolong Zaara, Ruksaar semakin Geram dan terus mengikuti apa yang dilakukan mereka berdua.

Kabeer membawa Zaara ke toko pakaian karena pakaian yang ia kenakan Basah, ia membeli Pakaian tertutup lengkap dengan cadarnya. Kabeer terkejut dan berfikir bahwa Zaara memakai pakaian tertutup untuk dirinya. Zaara sangat senang hari itu ia berlari seperti anak kecil. Ditempat tersebut tidak hanya Zaara yang memakai pakaian seperti itu, tetapi ada banyak perempuan. Tanpa tidak sengaja Kabeer memegang tangan orang lain bukanlah Zaara. Perempuan tersebut marah-marah karena ia bukan istrinya, Zaara menghilang dan Kabeer terus mencarinya.

Zaara diculik oleh orang yang dihubungi Ruksaar di sosial media ia bernama Shiraj. Ketika mengetahui hal tersebut Ruksaar sangat bahagia. Keluarga dirumah sangat mencemaskan Zaara baik keluarga dari Kabeer maupun keluarga dari Zaara. Ibunya semakin cemas ketika ia mimpi buruk. Zaara terbangun dari pingsannya dan mencari Kabeer. Ia bertemu dengan Shiraj, dan ia mengatakan bahwa dirinya tidak mengenal Shiraj. Shiraj terus saja menjelaskan bahwa ia adalah kekasihnya dan tidak peduli jika ia sudah memiliki suami.

Kabeer bingung, ia menangis mencari Zaara dan melaporkannya ke polisi. Shabas (Ayah Kabeer) datang menemui Kabeer kehotel dan membantu Kabeer untuk segera menemukan Zaara. Shiraj adalah orang yang sangat berbahaya. Ia adalah putra raja dan bisa melakukan apapun untuk memenuhi keinginannya. Zaara didesak oleh pelayan Shiraj untuk menikahi Shiraj karena jika tidak suami pelayan tersebut akan dibunuh.

Shiraj menculik Kabeer dan membawanya bertemu dengan Zaara, ia meminta agar Kabeer mengucapkan 3 Taalaq kepada Zaara. Kabeer menolaknya dan tidak percaya dengan semua yang dibicarakan oleh Shiraj. Shiraj menghasut Kabeer untuk berpisah dari Zaara. Kabeer tidak percaya dengan apa yang dikatakan Shiraj setelah mendengar penjelasan dari Zaara. Shiraj memisahkan Kabeer dan Zaara, ia kan membunuh Kabeer jika tidak mengatakan Taalaq pada Zaara. Sebelum Shiraj menembak Kabeer, Shabas dan polisi datang tepat waktu dan menembak Shiraj.

Shabas menyuruh Kabeer dan Zaara kembali kehotel, ia menyelidiki siapa dalang dibalik semua ini. Shabas mengetahui bahwa Ruksaar lah yang menjadi dalang dibalik semua ini, Kabeer dan Zaara kembali kehotel, sampai dikota mereka menghubungi orang tua Zaara agar kecemasannya tidak berlarut-larut, Zaara dan Kabeer menyadari bahwa saat ini mereka sudah saling mencintai tetapi enggan untuk saling mengungkapkan tapi mereka saling memberikan perhatian.

Shabas menelfon Kabeer bahwa tidak ada kursi kosong dipesawat. Jadi ia meminta Kabeer dan Zaara untuk menghabiskan waktu sehari lagi di Kashmir.  Zaara senang dan mengajak Kabeer jalan-jalan lagi kemudian Kabeer mengatakan apakah kau ingin jatuh lagi denagn nada menggoda Zara  hehheh.., Rima memaksa Zaara untuk memakai baju tidur hadiah darinya dan mulai menggoda Kabeer. Mereka menjalani malam indah bersama.

Ruksaar belum tahu jika Zaara sudah kembali dengan Kabeer. Ia sangat senang dan membuang semua barang milik Zaara dari kamar Kabeer. Zima sangat gembira mendengar apa yang dikatakan Ruksaar. Pagi yang indah untuk Kabeer dan Zaara, mereka sudah saling mengungkapkan bahwa mereka saling mencintai, mereka melakukan sholat subuh berjamaah dan berdo’a bersama kepada Allah untuk selalu memberikan cinta tanpa batas kepada mereka berdua.  

Shabas sangat kecewa dengan Ruksaar. Ketika ia sampai dirumah Ruksar ingin membantu Shabas untuk membawakan kopernya... namun Shabas menolaknya. Ruksaar meminta Shabas untuk segera menjadikannya menantu. Shabas bersiasat dengan mengatakan iya pada Ruksaar. Ruksaar sangat senang mendengar apa yang dikatakan oleh Shabas. Kabeer dan Zaara merayakan bulan madu mereka dengan memotong dan memakan kue yang diberi lilin Z dan K. Zaara menyuapi Kabeer sambil bercanda (Masya Allah sangat romantis sekali mereka) Kabeer mengatakan bahwa apa yang dilakukan tidak sopan, kemudian Zaara membalasnya dengan kalimat itu bukan tidak sopan tapi kenakalan (sambil tertawa).

Ketika Kabeer memakan kue bersama Zaara ia teringat bahwa hari ini adalah ulang tahun Alina, Kabeer berusaha menghubungi Alina tetapi Hp Alina tidak aktif. Kabeer menunggu Zaara di sungai sekaligus mencari signal. Kemudian Zaara datang memakai baju berwarna hitam, Kabeer terus menatapnya. Zaara bertanya pada Kabeer mengapa ia menatapnya begitu??? Kabeer menjawab bahwa Zaara sangat cantik menggunakan baju tersebut. Kemudian Zaara menggodanya “ apa yang kau katakan pak ustad??? Kau mengatakan semuanya setengah-setengah??” Kabeer menjawab “ Apa Maksudmu??”.  Zaara melanjutkan  “aku memang sangat cantik, tapi apakah aku hari ini seperti istri pak Ustad atau bukan???hehehhehe....Kabeer mengelak untuk menjawabnya dan meminta Zaara untuk segera kebandara, kemudian Zaara tersenyum dan memanggil Kabeer (Mengulurkan tangannya), Kabeer meraih tangan Zaara dan menggandengnya,, (Alhamdulilah mereka terlihat sebagai pasangan suami istri yang sangat bahagia ... )

Dirumah Alina sedang merayakan ulang tahun, Alina tidak ingin memotong kue tanpa Kabeer dan Zaara kemudian Ruksaar dan Ayesha membujuknya. Ketika Alina meniup lilin Kabeer datang kerumah dan masuk terlebih dahulu. Karena Zaara akan memberikan surprise. Ruksaar dan Zima sangat bahagia melihat Kabeer pulang sendiri kerumah. Ibu Zaara yang juga hadir dalam ulang tahun Alina, ia cemas dan menanyakan pada Kabeer dimana Zaara. Kemudian Zaara memasuki rumah dengan menyanyikan lagu ulang tahun untuk Alina.. Alina sangat bahagia melihat kakak iparnya datang begitu juga semua yang ada dirumah. Ruksaar dan Zima merasa sangat shock melihat kedatangan Zaara. 

Ingin tahu kisah cinta Kabeer dan Zaara selanjutnyaaa???? Apa rencana Ruksaar selanjutnya??? Apakah Kabeer dan Zaara akan tetap bisa memepertahankan cinta merekaa???
Tenang Gaess Si Cerita akan terus Update kisah Kabeer dan Zaara untuk episode selanjutnya...

Dapat disaksikan di Antv setiap hari Senin-Jumat Pukul 13.00 WIB

No comments

Terima Kasih atas kunjungan anda, tinggalkan komentar anda dan berikan kami masukan untuk kemajuan blog ini