Sinopsis Ishq Subhan Allah ANTV Episode 44

Sebelum Membaca ini ada baiknya baca dulu Review untuk Episode 43 ya...


Ayesha pergi kerumah Zaara dan mengatakan bahwa Zaara bukan menantu yang baik, Zaara adalah menantu pembohong dan penipu yang menghina suaminya untuk egonya. Zaara mencoba menenangkan Ayesha dan memintanya untuk percaya padanya karena ia tidak pernah melanggar sesuatu yang dilarang oleh Allah. Selain itu Zaara juga mengatakan untuk membantu suaminya ia rela melakukan apapun untuk mensejahterakan kaumnya. Zaara mulai betfikir bagaimana cara untuk membuktikan pada Kabeer bahwa yang dilakukannnya itu tidak salah. Tiba-tiba Kabeer datang dan menyeret Zaara, semua orang dirumah Shabas berkumpul menunggu kedatangan Kabeer karena mereka diminta oleh Kabeer untuk menunggu. Kabeer meminta semua orang menyaksikan sesuatu, Kabeer mangatakan bahwa ia telah mengambil sumpai sampai saat ini ia tidak akan melihat Zaara lagi, ia memutuskan untuk menjauh dari Zaara. Ayesha mencoba menenangjan Kabeer terkait apa yamg dilakukan oleh Zaara. Kabeer menjawab Ayesha bahwa dirinya telah tidak berdaya dan ia sudah salah besar menganggap Zaara sebagai putrinya.

Zaara menantang Kabeer dengan ia akan membuat Kabeer mengingkari sumpahnya dan kembali melihat wajah Zaara. Mendengar apa yang diucapkan oleh Zaara, Shabas sangat khawatir. Apa yang diucapkan oleh Zaara menjadi kenyataan dan Kabeer mengakui kesalahannya. Ayesha membawa Al-Qur'an dan meminta Zaara untuk bersumpah tidak membawa Rukhsar dalam keadaan apapun. Kabeer dan Zaara melakukan puasa dengan harapan kesalahpahaman mereka akan hilang, Kabeer tidak akan melihat Zaara sebelum puasanya selesai. Shabas mengatakan bahwa ia senang jika Kabeer mencoba untuk menebus kesalahannya yaitu sumpahnya. Kemudian Shabas kembali meracuni Kabeer agar Kabeer semakin membenci Zaara, tetapi Kabeer menjelaskan pada ayahnya bahwa Ayahnya dan anggota keluarga yang lain telah salah paham pada Zaara.

Demam Kabeer sangat tinggi, Shabas meminta Kabeer untuk membatalkan puasanya tetapi ia tidak mau. Zaara mencoba membujuk Kabeer untuk membatalkan puasa dan mau disuntik oleh Dokter tetapi saja Kabeer tidak mau. Kemudian Zaara meminta Kabeer untuk berbaring dan ia membacakan do'a untuk orang yang sedang demam. Rukhsar hilang kemudian Kabeer dan Zaara mencarinya, mereka menemukan Rukhsar dalam pesta pernikahan orang kemudian mereka membawanya pulang. Sampai dirumah Zeenat marah-marah dan menyalahkan Zaara dalam hal ini. Kabeer mengatakan bahwa Zaara tidak bersalah dalam hal ini tetapi ia yang bersalah karena mengajak Rukhsar dan Zaara makan malam. Tetapi Zeenat tetap marah dan tidak mengizinkan Zaara untuk membawa Rukhsar tinggal bersamanya. Rukhsar tidak mau tinggal bersama Zeenat, ia tetap ingin tinggal bersama Zaara dirumah kecil

No comments

Terima Kasih atas kunjungan anda, tinggalkan komentar anda dan berikan kami masukan untuk kemajuan blog ini