SINOPSIS BEPANNAAH ANTV EPISODE 8

Sebelum membaca ini ada baiknya baca dulu Episode 7 Yaaaa...

Mehi menjelaskan pada Nur bahwa jika seesorang sedang bersedih biarkan dulu sendiri, Mehi mengatakan bahwa seharusnya ia menyalahkan Aditiya huda. Nur menelfon Aditiya untuk bertanggung jawab karena sejak pulang dari rumah Adi Zoya tidak keluar kamar sama sekali. Adi khawatir, ia langsung pergi kerumah Zoya dan berteriak memanggil Zoya. Adi meyakinkan Nur bahwa Zoya pasti hanya menangis dikamar. Adi mendobrak pintu kamar Zoya dan mendapati Zoya sedang pingsan dikamar mandi. Adi dan Nur membawa Zoya kerumah sakit dan meminta dokter untuk segera memriksanya, kemudian Ibu Yas dan Mehi menyusul. Dokter mengatakan bahwa Zoya kehilangan banyak darah, Adi teringat masa-masa bersama Zoya.

Mehi mengetahui bahwa Nur datang kerumahnya karena kabur, Nur sangat bingung karena tidak ada biaya untuk kamar rumah sakit Zoya dan Adi membantunya melunasi semua tagihan. Ibu Puja mengunjungi Zoya dirumah sakit dan menjelaskan bahwa Puja adalah putrinya, selain itu ia juga meminta maaf karena Puja kehidupan rumah tangga Zoya dan Yas hancur. Zoya mengatakan bahwa Ibu Puja tidak perlu meminta maaf karena ia tidak mengenal puja sama sekali. Semua karyawan datang kerumah sakit menjenguk Zoya, Adi mencoba menghibur Zoya tetapi Zoya sama sekali tidak terpengaruh ia masih marah dengan Adi. 

Arjun menemukan buku harian Puja yang telah hilang di laci kamarnya, ia menemukan beberapa halaman telah hilang dirobek oleh ayahnya, Arjun semakin penasaran dengan apa yang terjadi antara ayahnya dan Puja. Mehi mengatakan pada Adi bahwa Zoya akan kembali kerumah ayahnya yaitu Musuri, Adi sangat terkejut dan segera berlari untuk menemui Zoya, kemudian Mehi mengatakan pada semua Karyawan bahwa dirinyalah yang akan menangani perusahaan. Zoya teringat masa-masa bersama Adi ketika akan meninggalkan Rumah sakit. Adi menemuinya dan mengatakan bahwa dialah yang memiliki perusahaan dan memberikan semangat pada Zoya untuk bergabung kembali ke perusahaan bersama Adi, Tetapi semua yang dilakukan Adi sia-sia, Zoya tetap pergi. Taksi yang dinaiki Zoya mogok, ia meminta Nur untuk memesan taksi lain. Zoya mengingat kata-kata Adi yang akan memecat semua karyawan perusahaan yang telah membantunya. 

Adi menelfon Arjun untuk segera datang kekantor, Adi meminta Arjun untuk menyiapkan dokumen bangkrut. Polisi masih tetap menyelidiki kasus kematian Yas arora dengan Puja, Polisi mendapatkan bukti yaitu ponsel Yas. Mehi mengatakan pada semua karyawan jika Zoya sudah pergi meninggalkan mereka semua dan Mehi memberikan saran untuk menjual perudahaan saja. Arjun datang dengan mmebawa dokumen yang diinginkan oleh Adi, Mehi merebutnya dan membaca seluruh isinya.  Arjun merasa kakaknya tidak bersungguh-sungguh meminta dokumen bangkrut. Zoya mengubah rencananya dan kembali kekantor, Adi sangat senang dan Mehi sangat kecewa karena rencananya tidak berhasil. Adi mengatakan pada Arjun bahwa hidup tanpa Zoya itu menarik. Zoya menelfon Nur dan mengatakan bahwa dirinya akan bergabung kembali dalam perusahaan dan menyelamatkan semua karyawan.

Adi mencoba berbicara dengan Zoya tetapi Zoya sama sekali tidak ingin berbicara dengan Adi. ia mengganggu Zoya tetapi Zoya tidak terpengaruh dan sangat terkejut dengan sikap Zoya. Ibu Adi memarahi Saksi (Ibu Puja) dan mengatakan bahwa Saksi hanya mencemaskan dirinya sendiri bukan Adi. Anjana (Ibu Adi) meminta dirinya untuk menjaga Adi, Saksi menjawab bahwa adalah segalanya, ia sudah kehilangan Puja ia tidak ingin kehilangan Adi juga. Adi mengintip Zoya dari kaca, dan memesan sesuatu untuk Zoya tetapi hari sudah mulai malam pesanan Adi tidak kunjung datang. beberapa menit kemudian pesanan Adi datang dan diberikan pada Zoya. Zoya membuka kotak tersebut tetapi tiba-tiba Mehi datang dan mengajak Zoya pulang. 

Mehi telah merencanakan sesuatu yang buruk untuk Zoya, Mehi membantu Zoya membuka kado dari Adi, Kado lucu tersebut membuat Mehi terluka dan Adi sangat senang melihat reaksi Zoya sudah kembali. Zoya marah dan meminta Adi untuk menjauhinya. Saat perjalanan pulang beberapa Preman mengganggu Mehi dan Zoya, Mehi sangat senang dan berharap rencananya akan berhasil tetapi ternyata yang datang bukanlah preman suruhan Mehi tetapi preman lain. Mehi dan Zoya sangat ketakutan dan Adi datang menolong mereka. Mehi terpesona dengan apa yang dilakukan Adi, sampai dirumah Mehi masih terbayang-bayang dengan Adi. Saksi melihat Adi dikamar dan memberikan kopi pada Adi. ia mengajak Adi mengobrol, Saksi berusaha mengajak Adi berbicara tentang surat perceraian dengan Puja, tetapi Adi sama sekali tidak ingin membahasnya karena ia sudah terlanjur kecewa dengan apa yang dilakukan oleh Puja




No comments

Terima Kasih atas kunjungan anda, tinggalkan komentar anda dan berikan kami masukan untuk kemajuan blog ini