SINOPSIS FILM INDIA PIHU 2018

Kisah Pihu diawali pada hari setelah pesta ulang tahun kedua Pihu (Diperankan oleh Myra Vishwakarma). Dia bangun dari tidur dan menemukan bahwa ibunya, Puja, (Diperankan oleh Prerna Sharma) tidak bangun. Ayahnya, Gaurav (Rahul Bagga, hanya suara) telah pergi ke Kolkata untuk menghadiri konferensi. Dia merasa lapar dan mencoba membangunkan ibunya, tetapi dia tidak bangun, kemudian ia menangis tetapi percuma ibunya tetap tidak bangun.

Puja melakukan bunuh diri setelah bertengkar dengan Gaurav suaminya, wajah serta tangannya terlihat memar menunjukkan terjadi kekerasan dalam rumah tangga. Gaurav datang terlambat ke pesta ulang tahun Pihu dan membuat Pooja marah. Selain itu, dia berpikir bahwa suaminya berselingkuh dengan temannya, Meera, dugaan tersebut semakin memperburuk pertengkaran mereka. Puja bunuh diri karena masalah rumah tangga, ia meninggalkan catatan bunuh dirinya di cermin kamar tidur, ia menuliskan bahwa dia akan membunuh Pihu juga, tetapi ia tidak kuasa. 

Gaurav terus menerus mencoba menelfon Puja dalam perjalanannya ke Kolkata, tetapi tidak ada tanggapan. Pihu mencari-cari darimana dering itu berasal dan ia berhasil mengangkat telepon tetapi ayahnya tidak dapat memahami apa yang ingin dikatakan Pihu, Gaurav meminta Pihu untuk memberikan ponselnya pada Puja karena ia ingin berbicara dengan Puja. Gaurav mengatakan bahwa ia telah membiarkan setrika dinyalakan dan memintanya untuk mematikannya karena Pihu mungkin menyentuhnya. Tetapi tidak ada jawaban dari Puja, Pihu mencoba membangunkan ibunya berulang kali tetapi sama sekali tidak ada tanggapan hingga akhirnya ia merasa lapar dan mencari susu serta makanan. 

Pihu menemukan botol susunya, tetapi ketika ia akan meminumnya susu tumpah ke lantai, kemudian ia menemukan 2 roti dan ia berusaha memanggang satu roti dalam Microiwafe, karena ia tidak mengerti caranya, Pihu memutar semua tombol yang ada pada Microwafe dan menyebabkan rotinya gosong. Kemudian masih tersisa satu roti ia mencoba memanggangnya pada kompor tetapi rotinya juga terbakar. Kemudian mencoba membuka kulkas untuk mendapatkan makanan dan usahanya membuahkan hasil meskipun ia membuat seluruh rumah berantakan. Ia memakan roti dengan sangat lahap dan mencoba menyuapi ibunya yang telah meninggal.

Jari Pihu terkena sengatan setrika kaena ia tidak sengaja memegangnya, karena kesakitan ia terus menangis dan tidak ada satupun orang yang bisa menolongnya karena Apartemen terkunci rapat. Dia menyalakan geyser (pemanas air), yang setelah beberapa jam meledak, menyebabkan ledakan besar yang menyangkut penyewa lain dari blok apartemen. Pihu mendengar suara temannya yang sedang bermain dibawah ia memanggil temannya dari atas balkon tetapi teman-temannya tidak mendengar, kemudian ia tidak sengaja menjatuhkan bonekanya dari atas balkon dan ia menggantung di pagar balkon untuk mendapatkan bonekanya yang jatuh. Untungnya, seorang wanita melihat Pihu tergantung berbahaya dan membujuknya untuk turun. Listrik juga berfluktuasi beberapa kali. Air keran meluap dan keluar dari pintu utama. Tetangga melihat air, tetapi mereka pikir pemilik sedang berlibur.

Gaurav menelepon beberapa kali sepanjang waktu, dan yang mengangkat telfon adalah Pihu, ia berfikir mungkin istrinya masih marah padanya. Gaurav memeinta tolong pada Pihu untuk menyampaikan kepada ibunya bahwa dirinya meminta maaf. Pihu mengatakan bahwa ibunya sedang tidur sepanjang hari, Gaurav menyadari ada sesuatu yang tidak beres kemudian ia segera meninggalkan Kolkata untuk pulang. Pihu memakan sisa-sisa makanan dari pesta, bersama dengan beberapa pil tidur ibunya, menyebabkan dia tertidur.

Pada malam hari, para tetangga melihat asap keluar dari rumah dan mencoba masuk ke dalam rumah. Pada saat yang sama, Gaurav pulang dan menemukan istrinya mati dan Pihu bermain dengan balok-baloknya, di bawah tempat tidurnya. Film berakhir dengan Gaurav berduka atas kehilangan istrinya di apartemen yang terbakar sementara Pihu meminta Gaurav membangunkan ibunya.








No comments

Terima Kasih atas kunjungan anda, tinggalkan komentar anda dan berikan kami masukan untuk kemajuan blog ini