SINOPSIS ISHQ MEIN MARJAWAN EPISODE 11

Sebelum membaca ini, ada baiknya jika membaca Episode 10 terlebih dahulu yaa..

Teman Aarohi datang ke rumah Deep dan memeriksa obat apa yang Aarohi minum?? ternyata Taara telah mengganti isi botol obat milik Aarohi. Aarohi sangat marah dan pergi ke RSJ untuk meminta pertanggungjawaban dokter. Dokter terkejut dan bingung karena ia tidak pernah memberikan obat yang berbeda dari bungkusnya. Deep melihatnya dan berusaha untuk menenangkan Aarohi.  Deep mengajak Aarohi untuk pergi ke Mumbai dan Aarohi menyepakatinya. 

Aniket pergi ke RSJ dan masuk dalam ruangan, ia menemukan monitor CCTV yang berisi tentang Taara dan Ritvi. Kemudian Aniket merekam isi dari kamera CCTV tersebut. Ada suster yang mengetahuinya, dan meminta Aniket untuk menghapus video tersebut, Aniket berusaha untuk melarikan diri, Taara dan Ritvi mengetahuinya bahwa Aniket merekam mereka. Kemudian mereka kabur dari RSJ dan mengikuti kemana arah Aniket pergi. Aniket pergi ke rumah Deep mencari Aarohi untuk memberitahu bahwa Duplikatnya ada di RSJ. Sebelum bertemu dengan Aarohi, Taara dan Ritvi mengikutinya, tetapi ia berhasil meloloskan diri. Taara datang kerumah Aniket untuk meminta ia segera pulang dengan menakut-nakutinya bahwa Taara akan membunuh istrinya. 

Taara memukul Riddi hingga pingsan, Aniket berbegas untuk segera pulang setelah mendapat telfon dari Taara. Sampai dirumah Aniket melihat Riddi yang sudah pingsan, kemudian Taara mengancam Aniket untuk menghapus/ memberikan video yang ia rekam tetapi Aniket tidak memberikannya kemudian Taara membunuh Aniket dihadapan Niku. Aarohi dan Deep yang sedang berada di Mumbai bergegas untuk pulang setelah mendapatkan telfon. Sampai dirumah Aarohi terkejut melihat Aniket yang sudah terbujur kaku dan melihat Riddi yang sudah lemas akan kenyataan yang terjadi. Disana juga sudah ada inspektur Laksha yang telah menginterogasi Niku. Laksha menyambutnya dan meminta nIku untuk mengatakan apa yang ia lihat. Niku melihat bahwa bibinya telah membunuh ayahnya. Aarohi dibawa kekantor polisi Laksha, Deep mencoba menjelaskan  pada Laksha tetapi ia tidak percaya dan tetap menahan Aarohi. 

Deep bergegas menemui Taara yang sedang makan di RSJ, ia membuang piring makanan Taara sambil marah-marah. Ritvi dan Taara menyangkalnya, tetapi Deep tidak percaya karena mereka sudah terbiasa berbohong padanya. kemudian Taara mengakuinya dan menjelaskan bahwa semua ini ia lakukan untuk mereka berdua. Deep membawa Niku dan Riddi ke kantor polisi, disana Niku memeberikan penjelasan bahwa bukan bibinya ynag melakukan pembunuhan tetapi duplikatnya. Laksha mempercayainya dan membebaskan Aarohi kemudian mereka mengatur rencana untuk menjebak duplikat Aarohi dengan membuat berita palsu tentang pembunuhan yang baru. Tetapi rencana tersebut berhasil digagalkan oleh Ritvi dan Taara, sekarang malah Aarohi yang terjebak. 

Aarohi menjelaskan pada Laksha bahwa ia adalah Aarohi bukan duplikatnya, polisi mempercayainya dan mencoba melakukan penyelidikan kembali dengan Aarohi terkait siapa yang bisa mengetahui semua rencananya. Aarohi memasang boneka beruang diruang tamu boneka tersebut sudah dipasangi kamera yang akan merekam apa saja yang terjadi dirumah. Taara datang marahmarah kerumah, didepan boneka ia mengolok-olok Aarohi dan membuang boneka tersebut ke lantai. Deep datang menemui Taara dankaki Deep terekam oleh kamera. Deep meminta waktu pada Taara 10 hari untuk menyelesaikan semua masalahnya dan menyuruh Taara untuk segera pergi meninggalkan rumah. Deep mengajak Aarohi untuk pergi kerumah Riddi. Niku menyambutnya dan membahas tentang boneka yang diebri kamera. Deep marah-marah dan bergegas pulang untuk menghapus rekaman. Aarohi dan Riddi mmebuka rekaman tersebut dan didalamnya ada video yang hanya terlihat Kaki. Aarohi bertanya-tanya kaki siapakah itu sebenarnya??? 

No comments

Terima Kasih atas kunjungan anda, tinggalkan komentar anda dan berikan kami masukan untuk kemajuan blog ini