Sinopsis Ishq Subhan Allah ANTV Episode 30

Sebelum Membaca ini ada baiknya baca dulu Review untuk Episode 29 ya...

Rukhsar menyiapkan makanan untuk keluarga Kabeer dan Zaara yang sedang berkumpul dirumah Kabeer. Ayesha mengatakan apa yang kau lakukan aku tidak menyuruhmu apa-apa, kemudian Rukhsar menjawab bahwa ia kasihan melihat semua orang dan suaminya belum makan. Setelah itu Rukhsar menggandeng Kabeer mengajaknya makan tetapi Kabeer marah dan membuang semua makanan buatan Rukhsar. Zaara datang dan Salma mengajaknya pulang kerumah. Zaara mengatakan bahwa ia tidak ingin pulang karena ini juga rumahnya jadi apapun yang terjadi ia tidak akan pergi dari rumah, Zaara akan tinggal dirumah Kabeer tetapi tidak satu kamar dengannya. Kabeer masuk dalam kamar Tamu dan Shabas menemui dan melihat Kabeer yang sedang menangis dikamar, Shabas mencoba untuk menenangkannya, Kabeer merasa bersalah dan ia meminta maaf pada ayahnya, Shabas mengatakan bahwa ia tidak perlu meminta maaf menurut Shabas apa yang dilakukan Kabeer sudah benar dan Shabas memberikan semangat padanya.

Pagi hari Rukhsar memasak ddapur ketika Zaara masuk dalam dapur, ia mengatakan pada Zaara bahwa ia telah menghabiskan malam pertama bersama Kabeer. Zaara pergi dari dapur dan menangis kemudian Rima datang untuk menemui Zaara. Kabeer pergi kerumah Imam Irfan dan meminta solusi untuk menyelesaikan masalahnya, Imam Irfan mengerti apa yang terjadi pada Kabeer, ia meminta Kabeer untuk berbicara dengan Zaara baik-baik untuk mencari solusi tentang masalah ini. Rima mengajak Zaara keluar untuk menghiburnya dengan mambawanya ke resto, Didalam resto Kabeer dan Zaara dipertemukan oleh Imran dan Rima. Kabeer mencoba menjelaskan apa yang terjadi disana pada Zaara, Zaara menanyakan apakah ia telah melakukan malam pertama dengan Rukhsar atau tidak??? ketika Kabeer akan menjelaskanya Zaara tidak ingin mendengarkan apapun darinya dan keluar dari ruangan meninggalkan Kabeer. 

Sampai dirumah, Zaara meminta Kabeer bersumpah diatas Alqur'an jika memang ia tidak melakukan apapun dimalam pernikahannya dengan Rukhsar, tetapi Rukhsar mengecohkannya. Ayesha membantu Zaara menyelesaikan masalah, Ayesha meminta  Kabeer untuk memberikan Taalaq pada Rukhsar tetapi Kabeer tidak bisa memberikan Taalaq karena Taalaq dan pernikahan bukanlah  sesuatu yang bisa diselesaikan dengan mudah. Ayesha marah dan tidak akan memakan sesuatu sebelum Kabeer mengucapkan Taalaq pada Rukhsar. Rukhsar berbicara pada Zeenat tentang masalahnya dan meminta pertolongannya tetapi kakaknya tidak bisa memberikan solusi karena yang telah dilakukan sudah benar. Rukhsar mengingatkan Shabas tentang janjinya dahulu, ia meminta Shabas untuk membelanya, tetapi Shabas tidak bisa mendukungnya karena Ayesha terlibat. Shabas mengatakan pada Rukhsar untuk membujuk Ayesha jika Ayesha berada dipihaknya, Shabas juga berjanji akan berada dipihaknya. 

Kabeer membujuk Ayesha dengan membuatkannya makanan, tetapi usaha Kabeer sia-sia Ayesha tetap tidak ingin makan. Diruang makan Ayesha disuapi oleh Rukhsar tetapi Ayesha tidak mau. kemudian jika dengan Taalaq Ayesha mau makan, Rukhsar meminta Taalaq dari Kabeer. Setelah itu Imam Irfan datang mengatakan bahwa Rukhsar telah mengajukan kasus didewan syariah terkait pemaksaan Taalaq yang dilakukan oleh keluarga Kabeer untuknya. Shabas dan Ayesha marah mengapa masalah keluarga dibawa keluar rumah??? kemudian ia meminta Rukhsar untuk meminta Taalaq pada Kabeer, tetapi Zeenat dan Khasan membantunya. Pada Sidang didewan syariah sidang tersebut ditunda, setelah itu banyak media yang mempertanyakan prinsip Zaara yang selalu membela perempuan yang terkena Taalaq. 

Zaara dan Kabeer sangat tersiksa dengan keadaan mereka berdua, Kabeer menemui Zaara didapur dan berakting mencari sesuatu agar Zaara membantunya. mereka sama-sama memasak untuk Ayesha, ketika akan memberikan makanan pada Ayesha ada Rukhsar yang juga membawa makanan dalam kamar Ayesha dan Rukhsar mulai menghasutnya.

No comments

Terima Kasih atas kunjungan anda, tinggalkan komentar anda dan berikan kami masukan untuk kemajuan blog ini