Sinopsis Ishq Subhan Allah ANTV Episode 31

Sebelum Membaca ini ada baiknya baca dulu Review untuk Episode 30 ya...


Pak Mursyid datang kerumah Shabas dan memberikan solusi untuk masalah pernikahan Kabeer dan Zaara, Pak Mursyid memberikan solusi pada Zaara untuk menerima takdir yang telah terjadi pada mereka. tetapi Zaara tidak bisa menerimanya dan mengatakan jika Kabeer tidak bisa berpisah dari Rukhsar atau Rukhsar tidak bisa berpisah dari Kabeer maka ia yang akan berpisah dari Kabeer karena Zaara tidak bisa membagi suaminya pada siapapun. Kabeer meminta Do'a pada Pak Mursyid untuk menyatukan Zaara dan Kabeer karena beliaulah orang yang pertama kali menyuruhnya menikah. Pak Mursyid mendoakan mereka berdua agar cintanya menjadi panutan untuk semua orang. Kabeer mendengar Do'a yang dipanjatkannya kepada Allah. Mendengar hal tersebut Kabeer meminta Zaara untuk menarik kembali omongannya berpisah dengan Kabeer.

Rukhsar datang dan semakin mengecohkan keadaan dan Kabeer semakin membencinya. Zaara menangis dan Kabeer menjelaskan segalanya pada Zaara, Zaara mengatakan bahwa ia tidak bisa dan tidak akan sanggup membagi Kabeer dengan orang lain. Kabeer menangis mendengar apa yang dikatakan oleh Zaara. Selain itu Zaara juga mengatakan bahwa ia tidak akan mundur dari keputusannya, tetapi Kabeer mengatakan bahwa sampai kapanpun ia tidak akan meninggalkan Zaara. Zaara mengajukan permohonan berpisah dengan Kabeer pada Dewan Syariah. 

Pagi hari sidang Kabeer, Zaara dan Rukhsar dibuka Imam Irfan menjelaskan satu persatu masalahnya dan Zaara memutuskan bahwa ia akan menjauh dari bayangan Kabeer hingga ditemukan solusi yang tepat untuk masalahnya. Kabeer mengejar Rima tetapi apa yang dilakukannya telah sia-sia, Kabeer terlihat sangat stress menghadapi masalahnya dengan Zaara. Rima diminta orangtuanya untuk pulang dan meninggalkan Zaara dijalan. Zaara akan menguji cintanya dengan melewati bara api, semua orang melarangnya karen ayang melakukan hal tersebut adalah laki-laki bukan perempuan. saat ia melakukan ujian tersebut Kabeer melihatnya. Zaara pingsan dan Kabeer membawanya pulang kerumah. Semua orang melihat Kabeer yang sedang membersihkan kaki Zaara yang terkena bara api dan ia menyimpan air yang ia gunakan untuk membersihkan kaki Zaara.  Kabeer mengatakan pada Rukhsar bahwa ia tidak pantas mendapatkan cinta sejati Kabeer.

Rukhsar datang menemui Kabeer dengan membawa pisau. Shabas dan Ayesha meminta Zeenat untuk membujuk Rukhsar dan mengerti mana yang baik dan mana yang salah. kemudian Zeenat pergi meninggalkan Shabas dan Ayesha untuk membujuk adiknya. Rukhsar marah besar ia tidak ingin berpisah dengan Kabeer, ia mengancam jika Zeenat masih menyuruhnya untuk berpisah ia akan mengahiri hidupnya. Shabas menemui Rukhsar dengan mengatakan padanya untuk melakukan sesuatu pada Kabeer, Rukhsar mengatakan bahwa dirinya akan melakukan apa saja untuk kebahagiaan Kabeer dan Shabas menyuruhnya berpisah dengan Kabeer. Rukhsar bersedia meninggalkan Kabeer dengan syarat ia harus menghabiskan malam dengan Rukhsar dan ia dipanggil menantu bungsu oleh Ayesha. 

Ayesha dengan berat menyetujuinya, Rukhsar masuk dalam mobil Kabeer dan meminta Kabeer untuk mengantarnya kesuatu tempat. Zaara melihat Kabeer dan Rukhsar yang pergi dari Rumah. di suatu tempat tesebut Rukhsar mengatakan bahwa ia telah kalah dalam perang cinta dan ia memutuskan untuk berpisah dari Rukhsar. mendengar hal tersebut Kabeer tidak mau membuang waktu kemudian Rukhsar mengubah rencananya ia bersedia meninggalkan Kabeer dengan syarat ia harus menghabiskan satu malam bersamanya. Kabeer sangat marah dan menyeret Rukhsar pulang kerumah dan memanggil ayah dan ibunya. Kabeer mengungkap semuanya dihadapan semua orang dan Zaara mendengarnya, ia sangat senang mendengar perkataan Kabeer. Zaara menghias seluruh kamar dan Kabeer sangat bahagia bahwa Zaara telah percaya padanya. Ditengah kebahagiaan mereka berdua, Rukhsar datang membawa pistol untuk membunuh Zaara.. 

No comments

Terima Kasih atas kunjungan anda, tinggalkan komentar anda dan berikan kami masukan untuk kemajuan blog ini