Sinopsis Ishq Subhan Allah ANTV Episode 38

Sebelum Membaca ini ada baiknya baca dulu Review untuk Episode 37 ya...


Episode kali ini diawali dengan Kabeer yang marah karena menunggu Zaara lama tidak kekamar, Zaara sedang menemani Ayyan dan Rukhsar bermain. Saat Zaara kekamar menemui Kabeer, Kabeer marah dan Zaara berhasil membujuknya. Pagi hari Zaara dan Kabeer berangkat bersama ke dewan syariah untuk membahas proyek Kabeer. Terjadi perdebatan disana karena Zaara tidak sepakat dengan apa pemikiran Kabeer. Pak Mursyid pun tidak bisa memberikan solusi dan meminta seluruh anggota dewan syariah untuk melakukan voting. Hasil voting sama antara pandangan Kabeer dan Zaara. Kemudian Pak Mursyid memberikan solusi untuk Zaara dan Kabeer dengan mencari anak untuk diteliti. 

Kabeer dan Zaara pulang kerumah dan sampai dirumah mereka melihat Zeenat memarahi Ayyan karena nilainya yang tidak begitu bagus. Kemudian Zaara memeluk Ayyan dan Kabeer menenangkan Zeenat serta mengatakan bahwa mulai besok Kabeer akan mengantar Ayyan ke Madrasah. Zeenat bertengkar dengan Khasan karena keputusan Zeenat yang sepihak. Khasan mengetahui bahwa semua orang dirumah lebih menyayangi Kabeer daripada dirinya. Khasan sangat kecewa, ia mengambil Ayyan dari pelukan Shabas dan mengatakan bahwa Ayyan adalah anaknya jadi ia yang akan memutuskan masa depan anaknya. 

Kabeer masih sangat marah dengan Zaara, ia meminta Zaara untuk memberikan penjelasan karena memihak Khasan tetapi Zaara memilih diam dan tidak memberikan penjelasan apapun pada Kabeer. Kabeer menjelaskan pada Khasan bahwa ia tidak memiliki niat buruk pada Ayyan tetapi ia hanya ingin Ayyan berhasil dimasa depan. Khasan sangat kecewa karena tidak ada satupun orang mendukungnya meskipun istrinya sendiri, ia mengatakan bahwa dirinya tidak akan membiarkan putranya menjadi seperti adiknya tetapi ia akan membuat Ayyan melebihi dirinya, meskipun ia harus pergi dari rumah. 

Salma datang kerumah Shabas dan melihat pertengkaran yang terjadi, ia marah karena Zeenat telah menuduh Zaara. Zaara menjelaskan pada ibunya tentang apa yang terjadi tetapi tetap saja ibunya tidak percaya. Kabeer marah dengan perkataan Salma yang menyudutkannya, Zaara mencari keberadaan Kabeer, ia tahu bahwa Kabeer telah sakit hati pada perkatan ibunya. Zaara mencoba menghubungi Kabeer tetapi nomornya tidak aktif, kemudian ia keluar rumah dan melihat Kabeer ada didalam mobil. Zaara meminta maaf pada Kabeer tetapi Kabeer tetap marah dan mengatakan bahwa ia telah menelfon ibunya untuk datang kerumah. Zaara merasa tidak melakukan hal yang dituduhkan oleh Kabeer. Zaara menjelaskan bahwa semuanya tidak seperti yang Kabeer duga. Tetapi tetap Kabeer marah dengan Zaara beserta keluarganya.

No comments

Terima Kasih atas kunjungan anda, tinggalkan komentar anda dan berikan kami masukan untuk kemajuan blog ini