Sinopsis Ishq Subhan Allah ANTV Episode 41

Sebelum Membaca ini ada baiknya baca dulu Review untuk Episode 40 ya...




Ayesha mengatakan pada Zaara jika ia selalu begitu, ia tidak akan menjadi Ibu tetapi akan menjadi mertua. Zeenat melihat Kabeer sedang mengemasi barang-barang Zaara, ia memperingatkan agar ia tidak mengusir Zaara malam ini tetapi besok pagi saja. Ayesha marah kepada Zaara karena Zaara memberikan uang pada Ayesha sebagai ganti makan dan minum tehnya di keluarga Ahmad. Kabeer dan Shabas merasa sangat kecewa dengan apa yang dilakukan Zaara. Ayesha bingung dengan apa lagi yang akan diperbuat Zaara besok. Semua orang menerka -nerka apa yang sebenarnya akan dilakukan Zaara. Alina mencoba untuk menghibur Kabeer tetapi Kabeer sama sekali tidak menghiraukan perkataan Alina. Zeenat memberikan kunci rumah pada Zaara untuk ditinggalinya bersama pelayan.

Ayesha mencegah Zaara melakukan hal yang ia anggap tidak perlu tetapi Zaara tetap melakukan apa yang ia anggap benar. Ayesha mencoba untuk membujuk Kabeer demi Zaara tetapi Kabeer tidak melakukan apa permintaan ibunya. Ayesha sangat cemas karena Zeenat mengatakan bahwa dirumah depan ada ularnya. Kabeer bermimpi Zaara digigit oleh ular dan ia berteriak. Kabeer memanggil pawang ular untuk membersihkan rumah yang ditinggali nya dan membayar pawangnya. Esok ada pertemuan di dewan syariah karena imam Irfan ke luar kota, ia meminta Kabeer untuk datang dan memimpin Rapat. Zaara dan Shabas juga mendapatkan undangan khusus untuk hadir. Shabas mengatakan bahwa ia telah membayar zakat setiap tahunnya 10 juta, Kabeer sangat terkejut dengan apa yang dikatakan ayahnya dan ia yakin bahwa Khasan akan memberikan presentasi yang bagus dan rill.

Shabas sudah menyuruh orang untuk mengunci Zaara dan Kabeer serta Shabas bersiap untuk berangkat ke dewan syariah. Rukhsar membantu Zaara keluar dari ruangan yang terkunci. Shabas sangat terkejut melihat Zaara bisa keluar dari rumah dan datang pada pertemuan dewan syariah. Kabeer mempresentasikan proyeknya dengan sangat baik dan semua orang menyetujuinya. Zaara datang dan meminta Kabeer menjelaskan alokasi dana zakat sedetail mungkin. Kabeer memberikan arsip yang dibuat oleh Khasan pada Zaara untuk dibaca, tetapi Zaara tidak mau membaca arsip tersebut. Zaara mengatakan bahwa hal zakat tidak bisa diputuskan saat ini tetapi besok saat ayahnya hadir juga dan semua orang menyepakatinya. 

No comments

Terima Kasih atas kunjungan anda, tinggalkan komentar anda dan berikan kami masukan untuk kemajuan blog ini