Sinopsis Ishq Subhan Allah ANTV Episode 43

Sebelum Membaca ini ada baiknya baca dulu Review untuk Episode 42 ya...


Ayesha mencoba membujuk Zaara untuk datang ke acara makan malam dengan memakai pakaian dan perhiasan dari Shabas. Kabeer mempersiapkan bantuan untuk masyarakat yang terkena musibah dari uang zakat dan Imran membantunya untuk mempersiapkan segalanya. Semua orang sedang bersiap dirumah Shabas, Ayesha mengatakan pada Shabas bahwa dirinya telah berbicara dengan Zaara tetapi ia tidak tahu keputusan dari Zaara, Shabas meminta Ayesha bagaimanapun caranya ia harus bisa membujuk Zaara. Kabeer datang dengan perasaan yang sangat bahagia melaporkan hasil kerja kerasnya pada Shabas. Zaara sangat bimbang harus datang atau tidak?? semua tamu menanyakan keberadaan Zaara, Ayesha mengatakan bahwa sebentar lagi menantu bungsunya pasti akan datang. 

Zaara datang untuk mengikuti makan malam dirumah Shabas, dirumah Shabas Ibu Azim menceritakan masa lalunya pada semua orang yang hadir, semua itu membuat Shabas dan Ayesha merasa sangat malu kemudian Azim menghentikan apa yang dilakukn oleh ibunya. Zaara mengatakan pada Azim bahwa Kabeer dan Zaara sedang memujinya, berkat kerja kerasnya ia bisa menjadi sukses dan menjadi panutan bagi keluarganya. Ibu Azim sangat memuji Zaara terkait apa yang dibicarakannya. Ayesha juga menambahkan bahwa Kabeer juga menjadi panutan bagi pemuda di kota Lucknow, kemudian mereka melakukan makan malam. Zaara menanyakan pada Azim jika ia seorang Atheis mengapa ia membayar zakat dengan jumlah yang besar??? Azim menjawab bahwa semua itu dilakukan untuk dirinya sendiri.

Ayesha mengatakan pada Zaara bahwa dirinya sangat berterimakasih padanya karena Zaara telah menyelamatkan kehormatan rumah. Selain itu Ayesha juga mengatakan bahwa ia akan memberikan apa saja yang diminta oleh Zaara??? Zaara mengatakan bajwa ia hanya meminta do'a agar suaminya bisa memulai mencari nafkah dan bisa membayar zakat mereka berdua. Shabas sangat terkesan dengan apa yang dilakukan oleh Zaàra, ia berfikir untuk mengajak Zaara bergabung. Zaara berdo'a kepada Allah untuk memperlancar rencanya menolong suaminya dari bahaya. Ia berpamitan akan pergi ke suatu tempat untuk membeli minya tanah semua orang melarangnya karena disana sangat berbahaya tetapi Zaara tetap ingin pergi. Kabeer memarahinya karena apa yang diinginkannya adalah buah dari keras kepalanya. Zaara tidak menghiraukan perkataan Kabeer jika Kabeer cemas ia mengatakan ikutlah bersamanya. Tetapi Kabeer mengatakan bahwa ia tidak takut kehilangan Zaara dan tidak akan pergi bersamanya.

Zaara tertangkap oleh penjahat dan dimasukkan dalam mobil. Kabeer mengetahuinya dan bergegas untuk mencari keberadaan Zaara, ia berjanji pada Ayesha untuk membawa Zaara kembali. Kabeer berhasil menyelamatkan Zaara dan mereka berdua pulang, Zaara sangat bahagia. Kemudian Zaara meminta sopir untuk membawa mereka berdua ke restoran. Sampai disana Zaara mengajak Kabeer makan tetapi dengan egois Kabeer menolak permintaannya dan Zaara menyuapinya. Malam terlihat sangat indah untuk mereka berdua. Zaara mengatakan pada Shabas dengan melakukan hal ini ia memberikan peluang pada Zaara, Kabeer rela menjual mobil demi Zaara. Shabas telah mencuci otak Kabeer dengan membuat Zaara buruk dimatanya. Kabeer menceritakan tentang kebohongan palsu Zaara pada Ayesha, kemudian Ayesha datang mengungkapkan kekecewaannya pada Zaara.  Baru kali ini Ayesha melihat Kabeer menangis, Ayesha terlibat salah paham dengan Zaara. Zaara merasa bingung tetapi ia tidak bisa mengatakan kebenarannya. 



No comments

Terima Kasih atas kunjungan anda, tinggalkan komentar anda dan berikan kami masukan untuk kemajuan blog ini