Sinopsis Ishq Subhan Allah ANTV Episode 45

Sebelum membaca ini ada baiknya baca dulu Episode 44 yaa...


Kabeer datang kerumah kecil Zaara dan mencari Rukhsar. Kabeer memarahi Zaara dan memintanya untuk mengakhiri permainan yang ia buat. Jika masih ingin bermain jangan mengajak Rukhsar masuk dalam permainannya kemudian Zaara mengatakan bahwa berkat Rukhsar, dirinya dan Kabeer bisa makan bersama dan melakukan sesuatu secara bersama-sama. Rukhsar datang kerumah Shabas dan masuk dalam gudang menggeledah tempat tersebut mencari baju pernikahan dan undangan pertunangannya dengan Kabeer kemudian Zeenat mengetahuinya dan bertanya apa yang ia lakukan disana, setelah mengetahui apa yang Rukhsar cari Zeenat menamparnya karena ia hanya mengingat pernikahannya dengan Kabeer dan tidak mengingat kakaknya sama sekali. Tamparan yang diberikan oleh Zeenat pada Rukhsar mengingatkannya pada Zaara dan ia mengatakan bahwa dirinya pernah ditampar oleh Rukhsar. Kabeer pulang dan mendengar Rukhsar sedang menelfon Zaara, Rukhsar mengatakan bahwa dirinya akan menampar Zaara karena Zaara telah menampar Rukhsar.

Kabeer dan Zaara telah menyelesaikan puasa mereka selama 3 hari, kemudian mereka saling berpandangan satu sama lain. Saat Kabeer melakukan makan bersama keluarga, Shabas mengatakan bahwa ia akan mengadakan pesta pernikahan Shabas dan Ayesha. Kabeer tidak sepakat awalnya untuk apa membuang uang untuk berfoya-foya, Shabas mengatakan pada Kabeer bahwa ia sering diundang oleh teman-temannya jadi ia hanya ingin membalas kebaikan teman-temannya. Dalam hati Shabas mengadakan pesta untuk menarik Azim agar berinvestasi pada proyeknya. Kabeer mendengar komunikasi Zeenat dan Khasan, Zeenat mengatakan bahwa Kabeer tidak pernah bisa mencari uang ia hanya memikirkan kaumnya. Uang Zaara tidak sengaja dimasukkan Rukhsar dalam bak Air kemudian Kabeer membantunya menyetrika semua uang yang masuk dalam bak air.

Zaara dan Kabeer menyiapkan kado untuk Shabas dan Ayesha, Kabeer meminta maaf pada Salma dan Zaara sangat bahagia melihat suaminya meminta maaf pada ibunya begitu juga Salma, ia sangat bahagia melihat sikap Kabeer padanya. Semua orang penasaran dengan kado dari Kabeer dan Zaara, mereka meminta Kabeer dan Zaara untuk membuka kadonya setelah dibuka kado tersebut berisi celengan uang koin hasil dari perbuatan baik Kabeer dan Zaara. Ibu Azim dengan sangat sombong melihat keharmonisan keluarga Shabas dan memandang mereka dengan wajah yang sinis. Kemudian ia memberikan kado ulang tahun 1.5 juta Rupee pada Shabas sebagai penghinaan karena ia mengejar Azim untuk memberikan investasi pada proyeknya. Suasana sangat panas, kemudian Azim meminta ibunya untuk meminta maaf tetapi ia tidak mau melakukannya. 

Shabas kembali meracuni fikiran Kabeer, ia tidak mengizinkan Kabeer untuk bekerja, ia hanya ingin Kabeer melayani kaum. Zaara dan Ayesha memikirkan sesuatu untuk membuat Kabeer mau bekerja, Zaara mengatakan bahwa Kabeer akan mau bekerja ketika ia mendapat kesusahan bukan kemewahan. Dewan Syariah memberikan selimut pada korban cuaca teapi selimut tersebut dijual untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari mereka. Kabeer melihat kondisi tersebut dengan sangat Iba, Zaara mengajukan proposal untuk menolong fakir miskin tetapi Kabeer mmebantahnya karena pekerjaan tersebut adalah ranah dari pemerintah bukan ranah dari dewan syariah.




















No comments

Terima Kasih atas kunjungan anda, tinggalkan komentar anda dan berikan kami masukan untuk kemajuan blog ini