Sinopsis Ishq Subhan Allah ANTV Episode 33

Sebelum Membaca ini ada baiknya baca dulu Review untuk Episode 32 ya...


Zaara bermimpi bahwa Kabeer membawa pulang Rukhsar dari Rumah sakit dan merawatnya dirumah. Zeenat bertanya pada Imam Irfan terkait nasib Rukhsar, siapa sebenarnya yang wajib merawat Rukhsar dengan kondisi saat ini, Rukhsar sedang koma sampai Waktu yang tidak bisa ditentukan. Imam Irfan mengatakan bahwa yang harus merawat Rukhsar adalah suaminya yaitu Kabeer dan Zeenat menegaskan pada Kabeer bahwa dialah yang harus merawatnya. Ayesha mambantah perkataan Zeenat mengapa tidak mencari perawat saja, kemudian Zeenat menambahi bahwa itu akan dilakukan jika Rukhsar tidak memiliki siapa- siapa. Tetapi kali ini Rukhsar memiliki Kabeer. Kabeer membenarkan perkataan Zeenat dan ia bersedia merawat Rukhsar. 

Perawat menelfon dari rumah sakit dan meminta seseorang untuk datang kerumah sakit karena Rukhsar akan dipindahkan. Zeenat tidak bisa kemudian ia meminta Kabeer untuk datang ke Rumah sakit. Zaara tidak bisa membiarkan Kabeer bersama Rukhsar, dan Zaara ikut kerumah sakit. Zaara sangat yakin bahwa Rukhsar hanya berpura-pura koma agar Kabeer merawatmya. Sampai dirumah sakit Kabeer dan Zaara melihat Rukhsar sedang menonton tv, Zaara marah-marah dan mengatakan bahwa dirinya akan membuktikan perkataannya. Kabeer sangat mengerti kekhawatiran Zaara, ia juga akan membuktikannya. Semua sia-sia karena Rukhsar sama sekali tidak menampakkan  bahwa dirinya tidak koma. 

Zaara pergi kerumah ibunya dan curhat pada ibunya. Zaara sudah kehabisan cara tetapi disamping itu Zaara tidak bisa menolong Kabeer sedangkan Kabeer juga tidak memiliki alasan untuk melakukan Taalaq pada R├╣khsar. Ibunya mengatakan bahwa dirinya sama sekali tidak menyangka jika Rukhsar memiliki sifat jauh dari manusia bagaimana bisa ia akan melenyapkan suaminya sendiri??  Zaara terkejut, ia menemukan cara untuk membuat Rukhsar berpisah dengan Kabeer yaitu dengan membuat Kabeer mengatakan Taalaq pada Rukhsar. Zaara pulang dari rumah orangt tuanya dengan bahagia, ia mengatakan pada Kabeer alasannya untuk mengucapkan Taalaq pada Rukhsar. Zeenat sangat tidak menyukai apa yang dilakukan Zaara, ia tidak akan membiarkan Kabeer melakukan Taalaq pada Rukhsar. 

Hari yang ditunggu Zaara telah tiba yaitu hari dimana Kabeer akan menceraikan Rukhsar, tetapi Rukhsar menghentikannya dengan memutar balikkan fakta belum tentu rukhsar memiliki keinginan untuk membunuh Kabeer. Kabar dari penyelidikan polisi datang dan hasilnya menyatakan bahwa botol yang digunakan memang berisi racun, Zaara sangat bersyukur dengan apa yang terjadi. Tiba saarnya untuk menceraikan Rukhsar, Imam Irfan dan Zeenat datang. Beluau mengatakan bahwa Kabeer bisa melakukan Taalaq dengan syarat Rukhsar dalam keadaan sadar bisa mendengar dan bisa berfikir bukan dalam keadaan koma.

Semua orang berusaha agar Rukhsar bisa segera sadar, dari pernikahan Kabeer dan Rukhsar hingga malam pertama juga dilakukan oleh Kabeer untuk membuat Rukhsar sadar dari koma tetapi semua yang dilakukan belum membuahkan hasil. 

No comments

Terima Kasih atas kunjungan anda, tinggalkan komentar anda dan berikan kami masukan untuk kemajuan blog ini