Sinopsis Ishq Subhan Allah ANTV Episode 42

Sebelum Membaca ini ada baiknya baca dulu Review untuk Episode 41 ya...

Kabeer memarahi Zaara dijalan karena telah menghina ayahnya, Kabeer meminta uang 50 rupee pada Zaara kemudian ia berniat untuk mengantar Zaara. Ketika Zaara akan ikut ke mobil Kabeer, Zaara mendapat kabar bahwa ayahnya telah kembali dari Sidapur dan ia diminta untuk menemuinya. Ia meminta izin pada Kabeer untuk pergi kerumah ayahnya kemudian Kabeer mengizinkan dengan nada kesal dan mengatakan lakukan saja apa yang kau mau. Dirumah ayahnya Zaara menjelaskan semuanya pada ayahnya tentang rencana Shabas. Ayah Zaara sangat terkejut dengan rencana Shabas, saat Zaara mengatakan segalanya pada Imam Irfan, Shabas melihat dari jendela apa yang dilakukan oleh Zaara. Amarah Shabas memuncak.

Shabas mengadu domba Zaara dengan Kabeer, Zaara mencoba menjelaskan tetapi Kabeer tidak mau mendengarkan Zaara. Kabeer membawa Zaara ke Darga dan menyuruhnya mengemis, karena Zaara pernah mengatakan pada Kabeer jika Kabeer tidak bekerja maka Zaara akan mengemis di Darga. Kabeer juga mengundang Imam Irfan untuk datang menyaksikan anaknya mengemis di Darga. Zaara sangat kecewa dengan apa yang dilakukan Kabeer padanya, perbuatan Kabeer membuat Imam Irfan sangat marah. Zaara terkena razia pengemis dan dimasukkan dalam penjara. Ia berhasil lolos dan Imam Irfan akan membawanya pulang tetapi ia tidak mau, sebelum suaminya menang jika sebagai pengemis adalah jalan yang harus ia tempuh, ia bersedia untuk melakukannya.

Ayahnya menangis dan mengatakan bahwa Kabeer tidak akan memberikan kebahagiaan seumur hidupnya, ia hanya akan menyiksanya. Zaara berusaha menenangkan ayahnya, kemudian ayahnya mengizinkan Zaara untuk tinggal dirumah Kabeer. Ada berita bahwa di Lucknow terjadi cuaca buruk yang menimbulkan angin dan cuaca dingin. Alina datang menemui Zaara dan mengantarkan pakaian hangat untuk dikenakan oleh Zaara tetapi Zaara menolaknya, kemudian Ayesha datang dan membakar pakaian Kabeer agar rumahnya menjadi hangat. Kaaber mengundang seluruh pengusaha kaya di lucknow dan memberikan presentasi terkait kejadian yang terjadi Lucknow. Mereka sangat antusias membayar zakat. Shabas melihatnya dari luar jendela sangat senang karena Kabeer berhasil mengumpulkan uang banyak dalam waktu sebentar. Kemudian Zaara masuk dan ikut berargumen menjelaskan pada para tamu terkait alokasi dana Zakat. 

Shabas melihat ada satu orang yang memberikan zakat paling banyak yaitu Azim (Anak dari sahabat lama Shabas) melihat hal tersebut Shabas berniat untuk mengundangnya makan malam dan akan menawarkan proyek padanya. Shabas meminta Ayesha untuk membujuk Zaara mengenakan baju yang pantas digunakan sebagai menantu konglomerat dan menghadiri undangan dari Shabas. Zaara akan memnuhi tanggung jawabnya sebagai menantu tetapi ia tidak bisa memakai baju baru yang diberikan Shabas, ia akan tetap memakai baju yang dimilikinya. Shabas selalu ditelfon oleh pihak yang memberi pinjaman padanya untuk mengembalikan separuh pinjamannya, kini harapan Shabas satu-satunya hanya Azim.

No comments

Terima Kasih atas kunjungan anda, tinggalkan komentar anda dan berikan kami masukan untuk kemajuan blog ini