Sinopsis Ishq Subhan Allah ANTV Episode 55

Sebelum membaca ini ada baiknya baca dulu Episode 54 yaa...


Zaraa bertengkar dengan Kabeer terkait pernikahan Alina, Zaara berargumen agar tidak menyuruh Alina untuk segera menikah. Alina adalah perempuan modern, ia bisa memilih jodohnya sendiri tidak harus orang tua yang mencarikan tetapi Kabeer sangat tidak sepakat, ia menganggap para anak muda mencari jodoh hanya untuk mencari kesenangan tidak untuk hidup berumah tangga yang baik. Pertengkaran masih tetap berjalan. Kabeer dan Zaara tetap mempertahankan Argumen masing-masing. Zaara mengingat apa yang terjadi antara Alina dan Amir, mereka slaing mencintai tetapi perilaku Alina mencerminkan bahwa ia mencintai Amir dan kebahagiaannya sedang dipertaruhkan karena takut dengan keluarga. Zaara akan tetap memperjuangkan hak dari Alina, Ayesha marah dengan Zaara karena perilaku Zaara yang telah menghalangi perjodohan Alina. Ayesha telah salah paham dengan Zaara, ia menganggap bahwa Zaara membela ayahnya. Kemudian Zaara mencoba menjelaskan maksudnya pada Ayesha.

Amir datang kerumah dan Kabeer mengusirnya, Zaara melarang Kabeer melakukan hal itu tetapi Ayesha melarangnya dan tetap meminta Kabeer untuk mengusirnya. Kemudian Amir menjelaskan bahwa ia datang bukan untuk dirinya sendiri tetapi untuk Alina, Amir menjelaskan semua yang dilakukan Alina pada semua anggota keluarga Alina, memang benar Alina menolongnya, memberikan makanan padanya tetapi semua itu ia lakukan demi kemanusiaan bukan karena mereka ada hubungan. Kabeer tetap tidak percaya dengan perkataan Amir dan menganggap Amir mengambil keuntungan dari kedekatannya. Ayesha mengatakan bahwa Alina telah mendapatkan lamaran yang bagus, ia meminta Amir untuk menjauhi Alina. Amir mengatakan bahwa diirnya akan menuruti semua perkataan Ayesha tetapi untuk sekali saja ia meminta izin untuk menemui Alina. Semua orang melarang Amir, kemudian Zaara bertanya pada Amir apakah Alina dan dirinya saling mencintai??? kemudian Amir mengatakan yang sebenarnya bahwa ia memang menyukai Alina. mendengar hal tersebut Kabeer marah besar pada Amir dan memintanya untuk segera pergi meninggalkan rumahnya.

Zaara menemui Alina dan menanyakan sebenarnya apa isi hatinya??? kemudian Alina menanyakan pada Zaara jika ia berada pada posisi Alina apa yang akan ia lakukan?? Zaara menjawab bahwa ia akan mengikuti kata hatinya, ia juga meminta Alina untuk segera memikirkan maslaah ini matang-matang, kemudian jika ia sudah memberikan jawabannya ia diminta untuk memberikan jawabannya pada Zaara. Kabeer sangat bahagia bahwa ia telah mengetahui bahwa seseorang yang melamar Alina adalah seseorang dari keluarga yang baik. Amir membuat berkali-kali mencoba membuat surat perceraian dengan Alina tetapi tetap saja ia tidak bisa melakukannya. Zaara mengatakan bahwa semuanya adalah untuk masa depan Alina, Zaara meminta Kabeer untuk memikirkannya sekali lagi karena Alina tidak menerima perjodohan ini sepenuh hati. 

Zaara curhat pada ibunya tentang perjodohan dan Cinta, ia mengatakan bahwa ia sangat beruntung berkat perjodohan ia bisa mendapatkan Kabeer tetapi tidak semua orang berhasil bahagiadalam perjodohan. Alina selalu memikirkan Amir, semua iu menjadikan dia semakin bimbang dengan isi hatinya dan semakin bingung ountuk mengambil langkah kedepan. Perkataan Zaara juga selalu terngiang-ngiang ditelinga Alina bahwa ia tidak perlu takut untuk mengungkapkan isi hatinya karena Zaara ada dengannya dan ia tidak sendiri

No comments

Terima Kasih atas kunjungan anda, tinggalkan komentar anda dan berikan kami masukan untuk kemajuan blog ini