Sinopsis Ishq Subhan Allah ANTV Episode 62

Sebelum membaca ini ada baiknya baca dulu Episode 61 yaa...


Kabeer memberikan pendapatnya terkait dengan memperjuangkan anak tentara yang ayahnya gugur di medan perang, semua ia ungkapkan dengan sangat matang dan mengena dihati masyarakat pada rapat dewan syariah. Zaara dan pak Imam sangat bangga mendengar apa yang dikatakan oleh Jabeer dalam forum dewan syariah. Zaara mengatakan pada Kabeer bahwa ia samgat bangga padanya, karena Kabeer memiliki rasa empati yang sangat besar. Besok pasti akan tersebar disemua surat kabar isi dari rapat yang diadakan oleh dewan syariah. Kabeer mengatakan pada Zaara bahwa ia sama sekali tidak menginginkàn pujian dari orang-orang tetapi ia hanya ingin beŕjalan menolong orang yang membutuhkan. Mendengar apa yang dikatakan oleh Kabeer Zaara semakin jatuh cinta padanya.

Keesokan hari Shabas memanggil semua anggota keluarga untuk berkumpul diruang keluarga, ia mengatakan bahwa Kabeer telah membuat bangga keluarga. Argumennya masuk dalam surat kabar, semua anggota keluarga sangat bangga dengan Kabeer. Begitu juga orang tua Zaara, mereka berdua sangat bahagia. Ibu dari saudara Zaara marah-marah mendengar berita tersebut dan ia menuduh Kabeer adalah penyebab dari kehancuran keluarga mereka. Imam Irfan mencoba menenangkannya. Amir memutuskan untuk bergabung dengan militer lagi, Akademi militer mengizinkan Aamir tetapi hanya untuk masuk kantor saja karena Aamir akan merasa sulit membidik dengan satu tangan. Mendengar hal tersebut Aamir akan yerus berusaha untuk masuk kembali dalam dunia militer, Alina sangat khawatir dengan keadaan Amir bagaimana jika Amir akan masuk kembali??? 

Alina bercerita pada Zaara tentang kemauan Amir, ia meminta bantuan Kaberr untuk mencarikan dokter yang bisa membuat tangan palsu untuk Amir. Shabas mengundang keluarga Zaara dan juga keluarganya untuk datang makan malam merayakan keberhasilan Kabeer, dari keluarga Zaara yang datang hanya ayahnya dan sepupunya. Zeenat mencari Alim untuk dijadikan pion dalam dewan syariah bersama syalamat. Ia melihan sepupu Zaara yang juga seorang Alim seperti Kabeer dan ibunya yang sakit sangat mencita-citakan anaknya menjadi imam kota, ia berencana dengan salamat menjadikan sepupu Zaara sebagai pion. Melihat ibu dari sepupu Zaara seperti orang yang tidak waras ia berencana untuk memberikan jabatan imam kota pada sepupu Zaara, sedangkan dirinya akan duduk sebagai wakil iman di dewan syariah.


No comments

Terima Kasih atas kunjungan anda, tinggalkan komentar anda dan berikan kami masukan untuk kemajuan blog ini