Sinopsis Ishq Subhan Allah ANTV Episode 67

Sebelum membaca ini ada baiknya baca dulu Episode 66 yaa...


Rishwan mengatakan diruang sidang bahwa masalah dalam rumah tangga Bilal dan juga Kautsar adalah karena orang lain bukan hanya dari sisi material saja. Rishwan juga mengatakan bahwa Aziz adalah laki-laki yang sering mengantar Kautsar bahkan juga mendaftarkan sekolah anak Kautsar dan Bilal. Zaara menjelaskan pada seluruh hadirin bahwa apa yang dilakukan oleh Kautsar adalah tidak salah, jika ia menginginkan pendidikan untuk anaknya kenapa tidak dengan pertolongan dari orang lain, jika kautsar pulang kerja malam hari tidakkah boleh lelaki muslim melindunginya??? hal tersebut sebenarnya sangat simple jika Bilal mau memenuhi kebutuhan keluarga maka Kautsar tidak akan bekerja dan jika Bilal mau memberiakn dan mendukung anaknya belajar maka Kautsar tidak akan meminta bantuan pada orang lain.

Kabeer mendukung penuh kebenaran, dan ia juga merasa apa yang dikatakan oleh Zaara tidak ada salahnya, Rishwan merasa dirinya telah dikalahkan oleh Zaara sehingga ia mulai membuat rencana baru karena ia sudah tidak sabar menjadi imam kota meskipun ia menginginkan masalah bilal dan Kautsar berlarut-larut. Setelah selesai melakukan sidang Rishwan menyuruh Kabeer dan Zaara makan bersama di restoran, disitulah ia mulai menyusun rencana dengan menyuruh satu orang untuk membuat kerusuhan di restoran tempat Kabeer dan Zaara makan siang. Saat Kabeer dan Zaara akan mulai makan ada kerusuhan datang ke tempat tersebut ada yang melempar batu ke mangkuk makanan hingga terciprat ke wajah Zaara. Kabeer membersihkannya kemudian segerombolan perempuan datang dan memukuli Zaara, Kabeer dan Zaara melakukan pembelaan dan menyuruh mereka untuk buyar.

Pelayan restoran mengatakan bahwa perempuan-perempuan tersebut berbicara dengan seorang laki-laki dan ia menerima uang dari laki-laki tersebut. Kabeer meminta pelayan untuk memberi minum Zaara dan Kabeer mengejar laki-laki tersebut, ia tidak mengetahui jika laki-laki tersebut adalah Rishwan, Kabeer hanya melihatnya dari belakang kemudian karena kejar-kejaran Kabeer melihat tangan laki-laki tersebut terluka, ia tidak berhasil menangkap pria tersebut tetapi ia mendapatkan tanda bukti kancing. Rishwan berhasil melarikan diri dan pulang kerumah. Kabeer menceritakan semuanya pada Zaara dan pulang kerumah ayahnya, Ibu Zaara terkejut karena Rishwan datang dengan berlari kerumah dan selang beberapa waktu Rishwan mengganti pakaiannya. Ia sebenarnya mencurigai Rishwan tetapi karena penjelasannya yang begitu meyakinkan ia bisa percaya padanya.  Kabeer dan Zaara pun sebenarnya juga sedikit curiga tetapi tidak mungkin Rishwan melakukannya.

No comments

Terima Kasih atas kunjungan anda, tinggalkan komentar anda dan berikan kami masukan untuk kemajuan blog ini