Sinopsis Ishq Subhan Allah ANTV Episode 77

Sebelum membaca ini ada baiknya baca dulu Episode 76 yaa...


Ayesha memberikan dukungan penuh kepada Zaara untuk melakukan apapun sesuka hati dirumahnya. Zeenat sangat marah melihat semua orang membantu Zara termasuk juga Khasan dan Alina. Khasan menemui Kabeer dan memintanya untuk memikirkan perpisahan dengan Zaara sekali lagi karena ia melihat tidak ada yang mencintai Kabeer secara tulus seperti Zaara, tetapi Kabeer tetap tidak mengindahkan apa yang dikatakan oleh Khasan. Kabeer tetap bersikukuh pada egonya dan akan tetap pada pendiriannya. Shabas dan Imam Irfan menemui Pak Mursyid untuk emmeinta solusi dari anak-anak mereka. Pak Mursyid mengatakan bahwa dirinya tidak bisa melakukan appaun karena Kabeer dan Zaara masih suami istri dan Pak Mursyid yakin bahwa yang mempersatukan mereka adalah Allah. Kabeer melihat Zaara bersama ibunya, Alina dan Azra, kegembeiraan mereka bertiga membuat hati Kabeer juga tersenyum bahagia. 

Shabas tidak terima dengan apa yang dikatakan pak Mursyid dan akan tetap tidak sepakat jika Kabeer dan Zaara bersama. ia menelfon anak buahnya untuk menyakiti Zaara. tetapi apa yang dilakukan ayahnya percuma karena Kabeer berhasil menolongnya. Setelah pekerjaan selesai Azra dan Zaara pulang kerumah. sampai dirumah Salma melihat bahwa muka dan pakaian Azra serta Zarra penuh dengan pasir kemudian Azra mencoba membuat alasan tetapi alasan tersebut tidak berpengaruh karena Salma telah mengetahui semua yang dilakukan oleh Azra dan Zaara. Zaara sangat terkejut karena ibunya sama sekali tidak marah dengn apa yang dilakukan oleh Zaara di keluarga Ahmad. 

Zaara mendengar bahwa Kabeer akan pergi ke Dubai karena dirinya, ia menelfon Kabeer dan memintanya ktidak pergi tetapi Kabeer sama sekali tidak ingin mendengarkan Zaara dan tetap mengatakan bahwa dirinya akan pergi dari Lucknow. Kabeer juga mengatakan bahwa dirinya akan kembali saat perpisahannya dengan Zaara sudah Final. Zaara menangisi keadaan yang terjadi diantara mereka berdua dan meminta Kabeer untuk tidak pergi ke dubai tetapi setiap Kabeer lengah ia teringat dengan kata-kata ayahnya tentang dosa yang akan ia lakukan jika kembali dengan Zaara dan semua itu snagat menyakitinya. 


No comments

Terima Kasih atas kunjungan anda, tinggalkan komentar anda dan berikan kami masukan untuk kemajuan blog ini